3 Makanan Khas Sumatera Utara dan Penjelasannya

Sumatera Utara merupakan sebuah nama provinsi yang dengan banyak kota besar didalamnya, diantaranya ialah Medan yang sekaligus menjadi ibu kota provinsi Sumatera Utara.

Penduduk Sumatera Utara mayoritas adalah keturunan dari Batak, sehingga kebanyakan makanan khasnya dibuat dan dipengaruhi oleh orang-orang Batak.

Ciri utama dari makanan khas Sumatera Utara yakni Medan ialah dengan menggunakan buah andaliman yang mempunyai cita rasa pedas getir. Selain itu, ada juga olahan dari daging dan ikan yang tetap mendominasi, dan biasanya makanan khas ini berkuah.

Karena adanya andaliman, rasa dari berbagai masakan khas Sumatera Utara mempunyai daya cita rasa yang sangat berbeda dengan makanan khas daerah lain. Kuliner Sumatera Utara memang menjadi salah satu hal yang perlu disambangi untuk mengetahui bahwa Indonesia itu sanat menarik.

Dilansir situs 828BET Kekayaan cita rasa dan bumbu khas di Sumatera Utara adalah alasan utamanya mengapa kita harus merasakan masakan khas Sumatera Utara.Kuliner Sumatera Utara khususnya Medan yang menjadi pusat pemerintahan provinsi banyak dipengaruhi oleh rasa dan aroma dari seluruh etnis dan suku diprovinsi yang mempunyai danau terbesar di Asia Tenggara ini.

Nah ini ada rekomendasi bagi sahabat semua yang ingin menggali lebih dalam tentang Makanan khas Sumatera Utara dengan segala cita rasanya yang akan menggoyang lidah para sahabat semua.

Anyang pakis

Khas Sumatera Utara
Khas Sumatera Utara

Diprovinsi Sumatera Utara tepatnya berada di Kabupaten Asahan, terdapat makanan khas daerah tersebut yang bernama anyang pakis. Makanan khas Sumatera Utara ini dibuat dari tanaman pakis atau lebih dikenal dengan sebutan tanaman paku.

Masakan ini diberikan bumbu tambahan berupa kelapa yang sudah disangrai. Sekilas memang tampilannya sangat mirip dengan urap, namun yang menjadi pembeda yakni penggunaan kelapa sangrai yang mrip dengan serundeng ini.

Padahal jika diteliti lebih lanjut, maka bumbu yang dipakai sangatlah mirip yakni ada daun jeruk, bawang merah, kencur dan juga serai.

Untuk anda para pecinta kuliner jangan khawatir dengan pembuatannya, karena pembuatan dari makasan khas Sumatera yang satu ini sangatlah gampang.

Rempah-rempah seperti daun jeruk dan bumbu lain yang sudah dijelaskan diatas tadi dihaluskan kemudian disangrai bersama dengan parutan kelapa dan pakis.

Namun sebelum dimasukkan ke dalam wajan berisi dengan kelapa parut dan bumbu halus, amak pakis harus terlebih dahulu dikukus.

Jika ingin memperkaya menu isian, dapat ditambah dengan tauge, daun pepaya, ataupun kacang panjang bersama pakis uang juga harus dikukus terlebih dahulu.

Makanan ini juga enak jika dikonsumsi tanpa nasi da biasanya ditemukan pada pusat jajanan ramadhan di Jalan Imam Bonkol dan Jalan Rivai, namun biasanya makanan ini hanya ditemukan pada saat bulan puasa saja.

Walaupun pakis dan kelapa sangatlah melimpah di Asahan, namun jajanan tradisional ini justru diabaikan, sehingga hanya muncul saat bulan puasa atau acara tertentu saja.

Nah ini akan menjadi tugas kita sebagai pemuda pemudi Indonesia yang cinta tanah air untuk tetap melestarikan segala kekayaan budaya Indonesia termasuk makanan khasnya juga. Terlebih untuk anda sendiri penduduk Sumatera Utara khusunya penduduk Kabupaten Asahan.

Bika Ambon

Khas Sumatera Utara
Khas Sumatera Utara

Nama bika ambon sendiri diberikan pada makanan khas Sumatera Utara dikarenakan makanan ini adalah olahan bika yang sedikit ada modifikasi dengan Jalan Ambon sebagai tempat pertama ketika bika itu dibuat dan dijual.

Jalan Ambon yang dimaksud bukan jalan di Kota Ambonnya sendiri yang berada di Maluku, melainkan ada sendiri di Medan. Untuk lebih jelasnya, bika ambon adalah sejenis kue yang dibuat dari adonan tepung, santan, gula, dan kuning telur, namun nantinya akan difermentasikan dengan menambah air nira.

Penggunaan air nira kelapa itulah yang akan membuatnya menjadi berbeda dan akan menjadi produk baru yakni makanan khas dari Ibu Kota Sumatera Utara yakni Medan.

Bahkan menurut pendapat salah satu penjual bika, untuk bisa membuat bika ambon tersebut agar dapat mengembang dengan baik dan sempurna, maka telur yang digunakan adalah telur ayam yang baru menetas satu hari dan penggunaan santannya harus berasal dari pinggir pantai.

Tidak hanya itu, adonan yang telah dibuat harus difermentasikan air nira selama 7 jam agar menghasilkan rasa yang benar-benar dapat menggoyang lidah. Baru setelah adonan yang telah dibuat sudah lengkap, ditambah dengan perasa makanan yang selanjutnya dioven selama 1 jam.

Makanan khas Sumatera Utara yang berwarna kuning ini dapat ditemui di Jalan Majapahit, Medan Petisah, bahkan ada disekitar 30 sampai 40 toko yang sudah menjual makanan khas Sumatera Utara yang berupa kue ini. Dan makanan khas ini sangat cocok jika dibuat untuk buah tangan yang akan diberikan kepada orang-orang spesial anda.

LEMANG

Khas Sumatera Utara
Khas Sumatera Utara

Lemang merupakan makanan khas Sumatera Utara yang konon katanya dibuat oleh bangsa Melayu, sehingga makanan ini tersebar luas di Indonesia, Singapura, Malaysia, bahkan sampai Brunei Darussalam.

Di Indonesia khususnya Sumatera Utara merupakan salah satu daerah yang sangat dikenal sebagai tempat yang paling mudah untuk menemukan Lemang, bahkan ada salah satu kota yang bernama Kota Tebing Tinggi punya julukan yakni Kota Lemang.

Nah apa sih sebenarnya Lemang itu? Lemang merupakan sebuah makanan yang terbuat dari beras ketan yang sudah dicampurkan dengan santan dengan melalui proses memasakan yang menggunakan banyak sekali bumbu dan rempah-rempah.

Nasi ini terlebih dahulu dibungkus oleh daun pisang atau langsung daun pisang dimasukkan ke bambu terlebih dahulu yang kemudian nanti baru beras ketannya dimasukkan.

Yang unik dari memasak lemang yakni cara membakarnya, karena biasanya bambu akan dibakar dengan posisi berdiri tegak menghadap bara api. Setelah lemang sudah matang maka lemang bisa langsung disajikan dimakan atau diberi tambahan lauk.

Masykarakat Medan biasanya memakan lemang dengan cara memberi tamabahan isian yangbercita rasa manis, misalnya itu kinca, serikaya, dan selai. Akan tetapi ada juga yang menambahkan rendang telur, serta lauk pauk yang lainnya, dan lebih uniknya lagi lemang ini juga bisa dimakan dengan buah seperti durian.

Rasa lemang yang original tanpa tambahan adalah rasa asin gurih. Rasa ini timbul karena ada santan yang masuk ke beras ketan, bahkan terkadang ada yang menambahkannya dengan garam supaya rasa dari makanan khas Sumatera Utara ini lebih terasa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *